Saturday, 30 April 2011

Sharing Internet dengan menggunakan modem USB

Sharing koneksi internet dapat disediakan dengan sebuah modem USB dengan menggunakan tool-tool Internet Connection Sharing (ICS) yang sudah built in di Microsoft Windows. Tool-tool ini memperbolehkan komputer yang sudah dilengkapi dengan fasilitas WiFi melakukan transmisi dan sharing koneksi dengan modem USB via WiFi card. Komputer host adalah komputer yang yang langsung terhubung internet via modem USB. Komputer yang terkoneksi dengan piranti mobile dinamakan "client", oleh karena bergantung pada koneksi host.

Langkah-Langkah:

Mengkonfigurasi ICS

1. Buka menu "Start" pada komputer host yang terkoneksi dengan modem USB, dan buka "Control Panel." Klik dua kali "Network and Internet Connections"

2. Lihat semua piranti wireless pada komputer dengan memilih "Network Connections."

3. Klik kanan pada koneksi modem USB yang ingin anda sharing, dan pilih "Properties."

4. Buka tab "Advance" dan pilih pilihan yang memperbolehkan user jaringan lain mengkoneksi via koneksi punya modem USB.

5. Clik "OK" untuk mengkonfirmasi setting ICS, dan klik "Yes" saat diperingatkan bahwa ada kemungkinan knflik IP address pada jaringan anda.

6. Mulailah koneksi modem USB dengan mengklik "Connect."

Memulai Jaringan Ad Hoc:

1. Klik menu "Start" dan klik "Network and Sharing Center" pada kotak search di bagian bawah menu Start.

2. Pilih "Setup a conection or network" dan pilih tipe jaringan "ad hoc."

3.Masukan info konfigurasi ke jaringan anda. Masukan nama yang anda pilih dalam kotak dialog "Network name" dan pilih "Securiti type" jika anda menginginkannya. Anda boleh memilih tipe enkripsi WPA atau WEP. Setelah itu masukan kunci sekuriti ke jaringan dalam kotak "Scurity key/ Passphrase."

4. Klik "Next" dan kemudian "Close" untuk mengakhiri.

Mengkoneksikan komputer client:

1. Pilih ikon "Network" pada system, terletak pada sudut kanan bawah dari screen dengan cara klik kanan. Pilihnama dari jaringan ad hoc yang telah dibuat dengan cara meng-klik-nya. , kemudian klik button "Connect."

2. Masukan kunci sekuriti yang telah anda konfigurasi di Seksi sebelumnya, dan klik "Connect" untuk menyelesaikannya.

3. Lakukan test koneksi dengan membuka sebuah Web Browser atau aplikasi lain. Lakukan Verifikasi bahwa anda telah mempunyai koneksi internet dan lanjutkan proses setup untuk client yang lain seberapa anda butuhkan.

Koneksi dua PC dengan menggnakan modem USB 3G

Koneksi dua PC dengan menggunakan sebuah modem USB 3G menjadikan sharing koneksi broadband dan piranti online lebih mudah, meskipun WiFi dan koneksi Ethernet tidak ditemukan. Menggunakan fungsi Internet Connection Sharing (ICS) di Windows menjadikan proses setup, tetapi dalam rangka dua PC yang akan di koneksikan harus ke modem 3G harus mempunyai adapter WiFi untuk membuat jaringan ad hoc.

Langkah pertama mengaktifkan ICS pada Komputer host:

1. Buka menu "Start" dan klik "Control Panel." Buka "Network and Sharing Center" dan klik "Manage network connection" utk melihat adapter network yang terkoneksi ke PC anda, yang salah satu diantaranya terkoneksi dengan modem USB 3G.

2. Klik kanan koneksi modem USB 3G anda yang ingin dsharing, dan klik kiri "Properties." Maka dengan mudah anada dapat mengidentifikasi modem anda, nama model, nama produsen, dll.

3. Klik box "Allow other network user to connect through this computer's Internet connection" untuk mengaktifkan ICS. Klik OK untuk menutup window.

Memulai Jaringan Ad Hoc

1. Klik menu "Start" dan klik "Network and Sharing Center" pada kotak search di bagian bawah menu Start.

2. Pilih "Setup a conection or network" dan pilih tipe jaringan "ad hoc."

3.Masukan info konfigurasi ke jaringan anda. Masukan nama yang anda pilih dalam kotak dialog "Network name" dan pilih "Securiti type" jika anda menginginkannya. Anda boleh memilih tipe enkripsi WPA atau WEP. Setelah itu masukan kunci sekuriti ke jaringan dalam kotak "Scurity key/ Passphrase."

4. Klik "Next" dan kemudian "Close" untuk mengakhiri.

Mengkoneksikan C yang ke dua:

1. Pilih ikon "Network" pada system, terletak pada sudut kanan bawah dari screen dengan cara klik kanan. Pilihnama dari jaringan ad hoc yang telah dibuat dengan cara meng-klik-nya. , kemudian klik button "Connect."

2. Masukan kunci sekuriti yang telah anda konfigurasi di Seksi sebelumnya, dan klik "Next" untuk menyelesaikannya.

3. Buka sebauh Web Browser dan sistem akan meverifikasi bahwa anda telah terkoneksi ke host computer yang terkoneksi dengan modem USB 3G.

Friday, 29 April 2011

Bagaimana Sharing Mobile Internet saat menggunakan USB modem

Sharing mobile internet saat menggunakan modem USB bisa dilakukan dengan mengggunakan Internet Connection Sharing (ICS) dan kemampuan ad hoc networking dari Microsoft Windows. Dalam rangka sharing koneksi mobile internet lewat USB, satu komputer harus dilakukan konfigurasi sebagai host. Komputer ini harus mempunyai sebuah koneksi aktif ke layanan mobile broadband dan mempunyai WiFi card, maka koneksi tersebut bisa disharing secara wireless. Komputer lain selanjutnya berkoneksi jaringan WiFi ad hoc dengan menggunakan wireless adapter masing-masing.

Langkah-langkah:
1. mengaktifkan ICS dengna membuka menu "Start" kemudian klik "Control panel" buka kontrol panel "Network and Internet" dan pilih "Network and Sharing Center."

2. klik "Manage network connection" untuk melihat semua network adapter yang telah terintalasi di komputer anda. Klik kanan dari nama modem USB mobile broadband andadan pilih "Properties."

3. Klik tab "Sharing" dan centang atau klik "Allo other network users to connect through this computer's Internet connection." Klik "OK" untuk menutup setting ini.

4. Memulai jaringan ad hoc dengan melakukan klik button "Start" dan mengetikan "Network and Zharing Center" dalam kotak search dibagian bawah dari menu. Tekan "Enter" untuk membuka control panel.

5. Klik "Set up a connection or network" dan pilih "Setup a wireless ad hoc network." kemudian klik "Next."

6. Saat konfigurasi jaringan wireless ad hoc, piranti yang lain harus terkoneksi saat sharing koneksi Internet dengan modem USB mobile. Ketik nama jaringan dalam field Network name, dan pilih tipe skuriti jaringan. WPA2 Personal sangat direkomendasikan, dan tipe sekuriti ini memerlukan passphrase 8 sampai 63 panjang karakter. Pilih option "Save this network" jika anda mengantisipasi penggunaan kembali suatu saat.

7. Klik "Next" dan kemudian "Close" untuk mengaktifkan jaringan ad hoc dan mulai berkoneksi dengan piranti yang lain.

Wednesday, 23 March 2011

Efek Hujan pada Gelombang Radio Frekuensi Tinggi


Hujan merupakan salah satu kekayaan alam, terlebih lagi pada daerah tropis. Pada daerah tropis durasi dan intensitas hujan lebih tinggi dibanding daerah non tropis. Ukuran titik hujan berukuran lebih besar ditemukan di daerah tropis dengan diameter sampai 3 mm. Intensitas hujan 150 mm/jam juga sering terjadi di daerah tropis. Dibalik kekeyaan alam hujan yang cukup besar ini apa pengaruhnya pada perkembangan dunia komunikasi nirkabel khususnya di daerah tropis seperti di Indonesia.

Perkembangan teknologi komunikasi nirkabel di Indonesia sangat pesat ditandai dengan maraknya promosi handset dan aplikasi layanan seluler GSM, CDMA, maupun WiFi. Kini masyarakat mempunyai kebutuhan transfer data dengan ukuran yang semakin besar dari tahun ke tahun seiring dengan layanan Multimedia yang diakses masyarakat semakin meningkat kualitasnya. Sementara untuk mengakomodasi kebutuhan ini diperlukan sistem link komunikasi dengan kecepatan tinggi yang otomatis konsekuensinya adalah menggunakan frekuensi lebih tinggi. Sementara kualitas dari sistem link komunikasi nirkabel sangat dipengaruhi oleh interaksi gelombang radio dengan titik hujan. Semakin tinggi frekuensi gelombang radio semakin signifikan pengaruh dari Interaksi ini. Interaksi apa yang terjadi antara gelombang radio dan titik hujan ini sehingga mempengaruhi kualitas dari sistem link komunikasi nirkabel.

Interaksi antara gelombang EM dan titik hujan menghasilkan 3 efek samping, scattering, absorption, dan depolarsisasi. Tepatnya gelombang EM yang menabrak titik hujan ada sebagain dihamburkan (scattering), sabagian diserap (absorption), dan sebagian sisanya diteruskan arah depan (forward). Sebagain gelombang EM yang diteruskan ini akan mengalami depolarisasi oleh karena bentuk titik hujan tidak selalu sempurna seperti bola. Ketiga efek samping ini berkontribusi pada radaman gelombang EM yang melewati media hujan. Semakin tinggi frekuensi gelombang EM semakin besar ketiga efek samping samping tersebut konsekuensia semakin besar pula redaman yang terjadi. Bagaimana hubungan antara intensitas hujan, ukuran titik hujan, dan frekuensi gelombang EM dengan redaman hujan, anda bisa dapatkan jawabannya secara detail pada artikel: