Monday, 9 March 2009

Elektromaknetik konon dan kini


Bidang keilmuan medan elektromagnetik merupakan pokok dari banyak aplikasi sains dan teknik. Termasuk di dalamnya broadcast televisi dan audio, komunikasi optik, dan komunikasi nirkabel.Kita tidak hanya dapat berkomunikasi secara virtual di permukaan planet ini tetapi di setiap titik diplanet ini dengan kecepatan cahaya.
Orang sipil dan militer menggunakan aviasi penerbangan da maritim, pelaksanaan hukum, penginderaan jarak jauh, ramalan cuaca, adalah pekerjan yang menggunakan bermacam-macam radar. Fisikawan mendapatkan gambar detail dan dapat mendiagnosa lebih baik dari seorang pasiennya dengan menggunakan piranti dan instrumen yang dikembangkan dengan prinsip-prinsip kerja medan elektromaknetik. Oleh karena sinyal elektrik dibangkitkan dan merambat di dalam tubuh seorang manusia untuk menggerakan bermacam fungsi, medan-medan listrik ini (contoh: elektrokardiogram) ini dapat dimonitor dalam melakukan diagnosa.
Konsep elektromagnetik dipercaya berasal dari jaman Yunani kuno. Orang Yunani melakukan observasi fenomena gelombang elektromaknetik kira-kira di awal 800 tahun sebelum masehi. Mereka mengamati bahwa batu ambar dapat menarik sehelai bulu setelah digosokan ke selembar karet. Yunani menamakan batu ambar sebagai "elektron" dan dunia mengatakan sebagai "elektrik". Lebih jauh lagi mereka juga menemukan materi alam sebuah batu yang dapat menarik sepotong logam. Yang sekarang dikenal dengan magnet, mungkin karena konon ada cerita seorang penggembala bernama Magnes yang terhenti perjalanannya karena sepatunya tertancap paku. Magnet ditemukan suatu tempat di Yunani Utara yang bernama Magnesia, sebutan "magnetik" berasal dari sini. Di kemudian jaman Benjamin Franklin menemukan dengan eksperimen yang sistematik bahwa ada dua muatan listrik yang berbeda yang dinakan dengan positip dan negatip. Perkembangan lebih signifikan dalam bidang medan elektromagnetik muncul di era abad 19-an saat ditemukan bahwa ada relasi antara fenomena medan listrik dan medan magnet. Kemudian prinsip pembangkitan listrik dan motor sudah dikenal, demikian juga dengan cahaya sebagai gelombang elektromagnetik juga sudah diyakini. Pada tahun 1873 Maxwell merangkum dari berbagai obseravasi dan eksperimen yang dilakukan dengan formulasi persamaan yang merupakan bentuk yang mendasari teknologi yang lebih maju di era sekarang ini.

No comments: